Pengertian Prototype Jenis jenis prototipe dan Tipe tipe prototipe

 

Pengertian Prototype

Istilah prototype (prototype) berasal dari bahasa Latin, yaitu kata "proto" yang berarti asli dan "typus" yang berarti bentuk atau model. Prototipe adalah gambaran atau contoh dari sistem yang dibuat dalam bentuk menyerupai sebenarnya dan dapat diubah sesuai keinginan dan kebutuhan sebelum direalisasikan.

Terdapat dua tipe ketelitian (fidelity) dari sebuah prototipe

  • Low - fidelity prototype
  • High - fidelity prototype

 

Jenis jenis prototipe

Prototipe horizontal

Tujuan dari prototipe horizontal adalah untuk menciptakan seluruh bagian dari suatu produk dalam waktu yang sama .

Karakteristik prototipe horizontal

  • Mencangkup seluruh antarmuka pengguna, namun tanpa fungsi pokok berupa simulasi dan belum dapat digunakan untuk melakukan pekerjaan yang sesungguhnya.
  • Mengurangi level fungsionalitas, namun semua fitur ada.

 

Prototipe vertikal

Tujuan dari prototipe vertikal adalah memastikan bahwa perancang dapat menerapkan sistem dan dapat bekerja secara penuh dari sistem antarmuka menuju sistem selanjutnya.

Prototipe vertikal biasanya merupakan prototipe langsung buang karena diciptakan pada fase awal di dalam suatu proyek. Prototipe vertikal biasanya memusatkan perhatian hanya pada satu permasalahan dalam desain produk.

 

Karakteristik prototipe vertikal

  • Mengandung fungsi yang detail, namun hanya untuk beberapa fitur terpilih dan tidak pada keseluruhan sistem.
  • Mempunyai performa lebih rendah dibandingkan sistem final.
  • Tidak dalam jaringan.

 

Tipe tipe prototipe

A. Tipe prototipe dimensi pertama

Prototipe dimensi pertama adalah tingkat dimana sebuah prototipe merupakan bentuk fisik dan kebalikan nya bentuk analitik.

1) prototipe fisik

Prototipe fisik adalah purwarupa produk yang berupa barang yang sudah jadi. Prototipe fisik dibutuhkan untuk mendeteksi fenomena yang tidak terantisipasi. Bila dijalankan maka prototipe fisik akan menjalankan fungsi sesuai dengan produk asli. Maka jika terjadi ketidaksesuaian akan mudah terdeteksi.

2) Prototipe analitik

Prototipe analitik adalah merupakan prototipe yang bersifat non - tangible. Prototipe analitik lebih fleksibel daripada prototipe fisik. Hal ini dikarenakan biaya yang dikeluarkan pada prototipe analitik lebih murah dibandingkan fisik yang sudah dibuat dengan proses manufaktur.

 

B. Tipe prototipe dimensi kedua

Tipe prototipe dimensi kedua adalah tingkatan dimana sebuah prototipe merupakan prototipe yang menyeluruh.  Prototipe menyeluruh mengimplementasikan sebagian besar atau semua atribut dari produk.

 

Sumber : buku produk kreatif dan kewirausahaan Kelas XI penerbit : CV Putra Nugraha

Komentar